Rubrik Santai

Kumpulan Artikel Ringan
Kumpulan Tips
Kumpulan Jokes
Kumpulan Jokes
  • Bawahan Sedikit Lah!...
  • Pangeran Diponegoro
  • Jokes #3
  • Jokes #4
  • Jokes #5

  • :: Bawahan Sedikit-Lah!.. ::

    Tersebutlah tiga orang dari negara yang berbeda berkumpul dan saking membanggakan negaranya. Orang yang pertama adalah warga negara Perancis yang begitu bangga dengan menara Eiffel. Tapi, katanya, pemerintah Perancis saat ini akan membangun menara yang lebih tinggi daripada menara Eiffel.

    "Menara itu akan mencapai bulan. Sehingga nanti bila orang Perancis ingin bertamasya ke bulan hanya tinggal memanjat menara itu." jelasnya.

    Tentu saja dua rekannya itu tidak percaya."Mana mungkin menara itu bisa mencapai bisa mencapai bulan. Tidak....tidak mungkin!" sergah kedua rekannya.

    Akhirnya, orang Perancis itu pun mengalah, "Ya...agak bawah sedikit-lah," katanya sedikit mengalah.

    Walaupun orang Perancis itu sudah sedikit mengalah, kedua orang temannya masih penasaran. Rekannya dari negeri Jepang akhirnya panas hati dan mulai membalas dengan cerita lain.

    "Di negeri saya, pertanian sudah sangat maju. Walaupun kami memiliki sedikit lahan utk pertanian, tapi kami berusaha keras utk terus memajukan pertanian.

    Sbg salah satu bukti, pemerintah kami sudah bisa melakukan transgenik ke dalam batang pohon bambu, sehingga pohon bambu di negeri kami bisa sama tinggi dengan Fujiyama," jelasnya bangga.

    "Waah....tidak mungkin! Mana bisa pohon bambu setinggi Fujiyama. Jangan membual!" bantah dua temannya sewot.

    Karena merasa berbohong dia pun mengalah. "Yaaa...bawahan sedikit-lah..bawahan sedikit...," tuturnya sedikit mengiba. Sambil tertawa kecut, kedua rekannya itu akhirnya tidak membantah lagi.

    Tapi kemudian, orang Perancis itu menanyakan kepada orang ketiga, dari Indonesia. "Nah, bagaimana dengan negeri anda kawan?"

    Ditanya seperti itu, orang Indonesia ini sempat terperangah kaget. Tapi, dia memang tidak kalah cerdik.

    "Oh Ya...., di negeri kami pembangunan memang sedang tersendat. Kami tidak bisa membangun menara yang begitu tinggi. Pertanian juga sedang terpuruk, jadi mana mungkin kami melakukan transgenik utk menghasilkan varietas unggul.

    Tapi, ilmu kebatinan di negeri kami sekarang sangat maju. Seluruh orang Indonesia saat ini bisa kencing dari pusar," kata orang Indonesia itu.

    "Wah, masak??? Dipandang dari sudut ilmu kedokteran, ilmu anatomi, ataupun ilmu-ilmu lain, hal itu musatahil dilakukan kawan! Kalau membual, jangan berlebihan. Apalagi anda katakan itu dilakukan oleh semua orang di negeri anda!" kata dua rekannya dari Perancis dan Jepang.

    "Ya, bila anda berdua tidak percaya, saya pun akan mengalah deh...bawahan sedikit-lah...bawahan sedikit," katanya kalem.


    :: Pangeran Diponegoro ::

    Pada pemilihan Putri ABG kemarin ada sebuah cerita yg tidak ter-ekspose. Cerita ini terjadi pada saat seleksi (wawancara) antara Juri dengan peserta dari Salah satu ABG yg akhirnya jadi Sang Juara ABG.

    Begini ceritanya :
    Juri: ".......Selanjutnya, tolong anda sebutkan tokoh idola anda..."
    Juara ABG: "Ehm...sebagai seorang yg nasionalis, saya mengidolakan orang Indonesia...dia adalah PANGERAN DIPONEGORO"

    Begitu mantap dan meyakinkan kata-kata yg meluncur dari Sang Juara ABG ini. Juripun begitu terkesan dan kagum padanya, seorang gadis cantik dan muda seperti dia ternyata sangat nasionalis dan bangga dengan tokoh dalam negeri.

    Kemudian Juri melanjutkan pertanyaan dengan pertanyaan-pertanyaan yg ringan-ringan saja, tentunya seputar PANGERAN DIPONEGORO. "Kalau begitu, anda pasti tahu kapan Pangeran Diponegoro meninggal 'kan?"

    Tapi, reaksi Sang Juara ABG sangat mengagetkan Juri, dengan terbata-bata dan penuh rasa kaget dia bertanya, "APPPAAAA ????? MENINGGAAALLLLL ???? ... INNALILLAHI ...."

    Tentu saja Juri sangat kaget dan kecewa dengan reaksi Sang Juara ABG itu.

    Singkat cerita, tanya jawab itupun selesai sudah. Tapi tidak demikian dengan Sang Juara ABG itu...kabar mengenai meninggalnya Pangeran Diponegoro sangat menyedihkan hatinya. Sampai di luar ruangan, dia bergegas menemui salah seorang finalis ABG lainnya. Tanpa menunda waktu, Sang Juara ABG itupun mengkonfirmasi kebenaran berita meninggalnya sang idola, Pangeran Diponegoro...

    "Mbak, maaf ya..apa benar sih Pangeran Diponegoro sudah meninggal???", begitu tanya Sang Juara ABG kepada finalis ABG lainnya itu.
    Tentu saja pertanyaan itu menggelikan bagi finalis ABG tsb...tapi bagaimanapun dijawabnya juga,
    "Lho, kan sudah lama mbak...masa mbak nggak tahu sih ?"...

    Sang Juara ABG langsung memotong, "Ooo, jadi sudah lama ya, kok saya belum pernah denger ya? Kapan sih mbak???"

    Dengan menahan geli, finalis ABG pun menjawab,"Yaa...sekitar Delapanbelas Tigapuluh (1830) mbak..."
    Kembali Sang Juara ABG memotong, "HAHHH...DELAPANBELAS TIGAPULUH???, HABIS MAGHRIB DONG!!!?"